s i m p l e - h u m b l e - c r e d i b l e

November 1st, 2008

2 Tragedi saat Car Free Day

Posted by dawudabd in Curhat, Kesedihan

carfreeday1.jpg

Program “Car Free Day” atau Hari Bebas Kendaraa Bermotor (HBKB) di Jakarta sudah dilaksanakan di sekitar bulan September tahun 2007 kemarin dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas udara dan mengurangi tingkat polusi di Jakarta. Dari yang diadakan tiap sebulan sekali hingga sekarang menjadi setiap hari Minggu mulai pukul 06.00-14.00 WIB. Dan dari yang semula hanya diadakan di Jalan Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman, hingga kemudian diterapkan di Jalan Suprapto Jakarta Pusat, Jalan Wijaya Jakarta Selatan, kemudian Jalan Pramuka Jakarta Timur, di Jalan Danau Sunter Jakarta Utara dan di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat.

 

Dari dulu saya pengin menikmati car free day ini. Namun baru kesampaian minggu kemarin. Dengan parkir di Gedung BNI, kemudian langsung dilanjutkan lari sampe bundaran HI (hehe.. cuma lari 1 kiloan). Kemudian langsung ikut senam pas di bundaran HI. Setelah capek senam kemudian mata tertuju di ke arah kanan. Ada banyak anak kecil yang sedang bermain futsal. Setelah saya hampiri dan sempat bertanya, ternyata 3 lapangan futsal ini digelar hanya minggu akhir di tiap bulannya. Gawang dan lapangan futsal difasilitasi oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Propinsi DKI Jakarta. Ternyata lapangan disediakan untuk kompetisi yang biasa dimulai ja 8 pagi. Pendaftaran gratis seminggu sebelumnya dengan mengambil form pendaftaran ke kantor BPLHD. Diberikan hadiah untuk pemenang kompetisi futsal ini.

 

Nah skarang berikut cerita dimuulainya “tragedi” di saat Car Free Day (maaf kalo nyebutnya sebagai tragedi dianggap berlebihan :-) ). Karena saat itu masih jam 7 pagi, lapangan futsal dipakai anak-anak keci seusia SD SMP. Kemudian saya minta ijin untuk ikut bergabung. Sebagai informasi, lapangan futsal berasda di jalan memakai 2-3 ruas jalan sebealh kiri, dan menyisakan satu jalur pas disamping jalur busway. Satu jalur tersebut banyak dipakai para pengguna sepeda (bikers), Sedangkan pejalan kaki menggunaka satu jalur paling kiri (dekat trotoar). Ditengan asyiknya main kebetulan bola keluar garis lapangan ke arah kanan (jalur bikers). Dan kebetulan saya paling dekat untuk memungut bola. Dan gak disangka ada segerombolan bikers dimana salh satunya adalah ibu-ibu dengan seragam merah lengkap bersama helm bikers-nya. Dia mendadak berhenti dan mengomel-ngomel ke saya dengan sangat keras dan tidak sopan. Yang intinya dia marah dan memaki karena saya dianggap main bola dijalanan, dan dianggap mengganggu danmenyerobot jalan orang yang bersepeda . Terlihat sih dia orang kaya yang dengan arogannya udah untuk memaki. Saat itu anak-anak kecil ingin berontak dan mencoba membalas makian. Namun saya coba menyudahi untuk mengalah saja.

Demikianlah tadi tragedi kecil pertama Setelah istirahat dari futsal saya meihat kerumunan orang dari arah jalan Thamrin. Setelah saya dekati ternyata ada orang yang sedang berantem cukup sengit. Kemudian dilerai banyak orang, namun ternyata tidak mempan. Ternyata awanya adalah karena ada seorang berambut cepak yang naik motor Vario mencoba menerobos jalan dan ditegur salah seorang panitia atau tim dari BPLHD. Namun orang tersebut ga terima dengan mengeluarkan identitasnya dan dengan lantang berkata “Saya ini pengawal khusus panglima..!!” Orang tersebut ternyata gak terima di tegur karena melewati jalan yang seharusnya bebas kendaraan bermotor tersebut. Ironis memang, lagi-lagi jabatan dijadikan perisai melawan norma dan aturan. Hampir sama dengan Car Free Day beberapa bulan yang lalu dimana ada insiden barisan motor besar pengawal Jusuf Kalla menerobos jalan. Semakin terbukti bahwa hukum dan aturan di Indonesia belum sepenuhnya tegak. Label kebal hukum bisa dimiliki oleh beberapa orang atau bisa dibeli oleh orang yang membutuhkan.

October 17th, 2008

Kampung Memories: Permainan Masa Kecil

Posted by dawudabd in Curhat

Mari mengingat masa kecil kita, terutama yang dari ndeso jawa tengah or jawa timur. Yang lahir bukan tahun 80-an keatas dan yang hanya nemui TVRI sebagai satu-satunya TV. Yang sama sekali tidak mengenal HP, jauh dari Nintendo, Play Station, dll. Ini ada kiriman kumpulan permainan masa kecil dari teman yang sudah banyak saya lengkapi. Sebenarnya masih banyak yang teringat di kepala saya, cuma banyak yang lupa namanya.. Ada yang bisa bantu nambahi.. ? :-)

For Girls :
1. Pasaran
simulasi jual beli, mengasah kemampuan berdagang, tawar menawar, itung2an duit dsb. uangnya bisa variasi, bisa pakai kertas atau daun atau apa aja sesuai kesepakatan. Gak perlu pakai rupiah apalagi dollar.
2. Masak2an
Ketrampilan memasak utk bekal kelak, sebagai calon istri tentunya. Efeknya kalo ke korea bisa makan lebih variasi, gak cuman kimchi sama odeng aja.
3. Anak-anakan.
Simulasi perawatan bayi. Sangat penting untuk bekal menjadi orang tua, bayinya bisa boneka beneran, ato yg gak punya cukup dari sarung di bentuk boneka dsb..
4. Kuncir rambut.
namanya juga cewek, udah naluri kali….
Sesuai pesan orang tua dulu kalo wanita musti bisa MACAK ,MASAK, MANAK, … ,….
5. Lompat tali
6. Karet gelang
7. Delikan/ petak umpet
“Siji, Loro, telu,…. wis durung caahh…??” kalo udah aman sembunyinya dijawab : “Uwiiiiiisss…” jadi bisa ketauan dimana sembunyinya… :-D
8. Bekelan
9. Conklak atau Sudah Manda (bener ga ya tulisannya)
10.Dakonan n msh banyak lagi … apa ya …..???

For Boys :
1. Layangan
2. Mancing, nyeser (golek iwak) plus ngapotas, alias ngasih obat ke sungai dengan Apotas, biar ikannya sama mabuk (nglenggek), hehe..
3. Montoran seko lempung
4. Newu kalen (nguras selokan) … ada gak ya ??
5. Nyolong.. (pelem, bengkoang, pohong, kates, jeruk dsb) bilangnya punya pakdhe, paklek, mbah dsb…
n so pasti nyolong tebu, tentunya saat musim tandur tebu.
6. Golek walang, ndokiyik-ndoerok-bandempo (kecapung), jangkrik, manuk dsb
7. Egrang
8. Nekeran..
9. Gangsingan
10. Nyumet mercon ..
11. Mencari jejak
12. Nyuluh welut (mencari belut) n kodok
13. Gamparan (pake batu buat mainan, bukan gamparan gaplok2an ya..!)
14. Main kertu kuartet dll
15. Donggleng, jonjangan (petak umpet)
16. Bentik
17. Gawe mobilan dari kulit jeruk bali
18. Tulup-tulupan
19. Balapan bibis, pong-mpongan
20. Mlintheng (maen ketapel)

Apa lagi ya, saya yakin masih banyak lagi.. Kecuali nggoda cewek (blm aqil baliqh jadi blm ngerti), apalagi chating, Friendster-an, download Youtube … gak mungkin lah yaow… :-D Btw, hmm…sekarang adik-adik kita (generasi 2000) apa masih pada mainin permainan diatas ya..hik..hik.. :-(

October 7th, 2008

Perjalanan Tawangmangu - Sarangan

Posted by dawudabd in Curhat, Kesedihan

Kali ini cerita perjalanan wisata ke grojogan sewu Tawangmangu yang kemudian dilanjutkan ke telaga Sarangan. Ternyata perjalanan kali ini menghasilkan bekas, yaitu wajah dan telapak tangan yang gosong terbakar panas teriknya matahari. Sedihnya baru berangkat istri udah pasang muka sedih karena jaket kesayangan hilang jatuh dijalan. Kasihan…

 

grojogan-sewu.jpg

Sampai di Tawangmangu, sempat sedih karena tak kunjung  melihat monyet yang dulu banyak sekali dijumpai di area wisata grojogan sewu. Namun setelah agak jeli ternyata masih banyak juga ;-D. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Sarangan yang jaraknya sekitar 15km dari Grojogan Sewu. Eh, ga sengaja ketemu temen. sempat ngobrol-ngobrol bersama keluarganya, kemudian dilanjut dengan mengeilingi telaga naik boat 1 putaran. Harga umum 40ribu berhasil ditawar jadi 25ribu.. hehe..

kera-tawangmangu.jpg

sarangan.jpg

September 17th, 2008

Bersiap Menghadapi Lailatul Qodar

Posted by dawudabd in Curhat, Harapan

Selama Ramadhan ini rasanya tidur sudah berkurang dari biasanya. Yah memang kita musti banyak berkorban didalam bulan suci ini. Itu baru masalh istirahat dan tidur, belum yang lain.. Harus lebih banyak tadarus, lebih banyak sholat, berdzikir, bersodaqoh dan amal ibadah lainnya. Bulan yang LUAR BIASA tentunya harus disambut dan dijalani dengan LUAR BIASA pula.

Beberapa hari lagi sudah mulai memasuki 10 hari terakhir bulan romdahon. Artinya, ibadah musti lebih diforsir lagi. Tidur, main-main, jalan-jalan dan kegiatan-kegiatan duniawi lainnya harus dan harus dikurangi. Mengejar lailatul qodhar yang lebih baik dari 1000 bulan pahalanya. 10 hari terakhir berarti harus memperbanyak dan mempersungguh i’tikaf (diam untuk beribadah) di masjid. Yang pasti harus hatam baca Al-qurannya, smoga..

Jadi fisik dan niat harus  dipersiapkan dari sekarang untuk menuju hari kemenangan. Sudahkan Anda beritikad untuk mengepolkan ibadah di bulan Romadhon ini..?

August 25th, 2008

Narsis Dikit :-)

Posted by dawudabd in Curhat

Foto “maksain” bersama Tamara Geraldine dan Irfan Hakim di Dufan sabtu kemarin :-)

d3.jpg

Next Page »
  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web